Unbaja Lakukan Penelitian di TPA Cilowong

SERANG, BANTEN RAYA-Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Banten Jaya (Unbaja), akan melakukan penelitian selama enam bulan di tempat pemerosesan akhir (TPA) sampah Cilowong.

Kepada Banten Raya, Fitriyah, Direktur Pusat Studi Lingkungan Hidup Unbaja mengatakan, penelitian ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang dilakukan antara Pusat Studi Lingkungan Hidup Unbaja, dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang terkait pengembangan hasil pengelolaan sampah di TPA sampah Cilowong.

“Kebetulan di TPA sampah Cilowong sudah memiliki alat pengelolaan sampah, yang merupakan hasil kerjasama dengan Provinsi Aceh. Hasil dari pengelolaan sampah tersebut akan kami kembangkan lagi melalui Pusat Studi Lingkungan Hidup Unbaja,” katanya, Senin (17/2).

Ia menjelaskan, saat ini pengelolaan sampah yang ada masih memproduski karbon atau arang yang juga memiliki sifat cair yang mampu menghilangkan bau sampah. “Nah oleh Pusat Studi Lingkungan Unbaja ini bisa dikembangkan lagi, selain jadi karbon bisa jadi paving block dan hasil produksi lainnya,” ungkapnya.

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Studi Lingkungan Hidup Unbaja, lanjutnya adalah memanfaatkan hasil dari pengelolaan sampah. Penelitian sendiri, kata Fitri sapaan akrabnya, akan dilakukan selama enam bulan.

Dalam kesempatan itu, Fitri juga mengaku dalam waktu dengan akan melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota Serang terkait dengan pengabdian dan penelitian masyarakat atau tri dharma perguruan tinggi.

“Saat ini kami masih penjajakan sambil mempersiapkan draf nota kesepahaman antara Unbaja dengan Pemerintah Kota Serang. Nota kesepahaman ini akan menjadi payung hukum,” imbuhnya.Fitri menambahkan, untuk target penandatanganan nota kesepahamanakan dilakukan sampai bulan April mendatang. (satibi)

Sumber Berita: http://bantenraya.com/berita/2020

Related posts