Unbaja Punya Program Pascasarjana

SERANG, BANTEN RAYA-Universitas Banten Jaya (Unbaja) membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Program Pascasarjana Magister Teknik Informatika. Hal tersebut disampaikan Sudaryono, Rektor Unbaja.

Kepada Banten Raya Sudaryono mengatakan, Tahun 2020 adalah tahun komunikasi dan kolaborasi. Tahun ini juga merupakan pergantian wewenang pengelolaan perguruan tinggi dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).”Kendati Unbaja yang saat ini belum memiliki Program Pascasarjana, Unbaja tetap berusaha untuk mendorong menciptakan sumber daya manusia yang bermutu di Banten,” kata Sudaryono, kemarin.

Salah satu yang dilakukan, lanjutnya, Unbaja melakukan kolaborasi dengan Universitas Raharja, Tangerang untuk menyediakan layanan pendidikan Pasca Sarjana bagi warga Banten yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.”Kolaborasi ini dalam rangka mengembangkan sumber daya manusia di Banten dalam bidang teknologi informasi,” ujarnya.

Ia mengaku, kolaborasi tentunya memiliki alasan yang kuat, salah satunya banyaknya mahasiswa Pascasarjana di Universitas Raharja yang berasal dari Serang, Cilegon, Lebak dan Pandeglang serta pesisir pantai wilayah Barat sampai dengan Anyer.

“Melihat kondisi tersebut Unbaja berinisiasi untuk melakukan kerjasama dengan Universitas Raharja untuk saling komunikasi dan kolabrorasi, untuk membuka Program Pascasarjana Teknik Informatika,” ungkapnya.

Sudaryono menjelaskan, akreditasi Program Pascasarjana Magister Teknik Informatika di Universitas raharja sudah B. Pihaknya akan membuka satu kelas untuk penerimaan mahasiswa baru dalam Program Pascasarjana Magsiter Teknik Informatika.”Kami mendekatkan pendidikan kepada masyarakat. Rencananya pelaksanaan kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan di Kampus II di daerah Boru, dekat Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B),” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sudaryono juga berharap dengan adanya Program Pascasarjana Magister Teknik Informatika bisa membantu pegembangan sistem informasi di Universitas Raharja. Hal tersebut sesuai dengan era digital saat ini, yang sudah masuk dalam revolusi industri 4.0.

“Bahwa kemampuan IT ini sudah menjadi kemampuan dasar dalam menghadapi persaingan di era digital saat ini. Apalagi Pak Menteri sangat paham dengan dunia online,” katanya.”Pelayanan yang dimiliki oleh Unbaja juga sudah menggunakan sitem online, dari registrasi sampai dengan perkuliahan menggunakan online,” sambungnya.

Sudaryono menambahkan, semua perkuliahan dan sidang dilakukan di Unbaja. Hanya Wisuda dan laporan dilakukan di Universitas Raharja. Ia menjelaskan, perkuliahan ini bukan kelas jauh, namun lebih menekankan unsur kerjasama mendekatkan pendidikan kepada masyarakat.

“Artinya, dosen Unbaja bisa mengajar di Universitas Raharja, begitu juga sebaliknya Raharja bisa mengajar di Unbaja asal sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dosen. Satu kelas minimal 15 mak 30 sesuai rasio dosen dan mahasiswa, dan dosen merupakan doktor sesuai dengan bidang keilmuannya,” ucapnya.

“Universitas Rahajra tidak memiliki Fakultas Teknik dan FKIP, namun warga Tangerang bisa melakukan kuliah di Universitas Raharja, karena Unbaja juga memiliki Fakultas Teknik dan FKIP, yang bisa dilakukan kegiatan belajar mengajarnya di Universitas Raharja,” imbuhnya. (satibi/Banten Raya)

Related posts